Didirikan pada 12 Desember 2012

Jumat, 22 Januari 2016

Kunjungan mbak Aliya Baskhoro Yudhoyono di konservasi penyu Pacitan


Jumat 07/03/2014,konservasi penyu pacitan mendapat kunjungan dari mbak Siti Rubi Aliya Rajasa,istri dari mas Ibas (EBY).Kedatangan beliau di sambut hangat oleh warga sekitar yang antusias datang untuk bertemu dengan menantu dari orang nomor satu ini.Kedatangan beliau ke kota seribu goa ini merupakan rangkaian kegiatan kunjungan kerja yang telah dilakukan mas Ibas dan keluarga serta tim sejak 2 hari yang lalu.
Kunjungan ini sangat di apresiasi oleh kelompok penyelamat penyu pacitan sebagaimana di lontarkan oleh Bapak Miskun selaku ketua organisasi.
“kami sangat senang mbak Aliya berkenan mengunjungi konservasi ini, harapannya kedepan bisa menjadi pembuka jalan untuk mengembangkan konservasi ini menjadi wisata yang patut di banggakan oleh warga pacitan” ujar pria parubaya tersebut.
“Dalam kesempatan tersebut pula, kami mohon ijin mbak aliya untuk memberi nama flyingfox kebanggaan pacitan ini dengan nama EBY.” Tambahnya .
Dengan kunjungan ini diharapkan dukungan akan keberadaan konservasi penyu di pacitan ini terus bertambah dan dapat di apresiasi oleh pusat untuk di kembangkan menjadi obyek wisata sekelas yang ada di Bali.
Sebagai bentuk apresiasi , mbak aliya juga melapas 6 penyu ke laut lepas bersama warga.Beliau juga menghibahkan sebuah jenset dan beberapa alt kebutuhan konservasi.

Minggu, 17 Januari 2016

flyingfox terpanjang seindonesia

 yuk Mencoba Flying Fox Terpanjang di Indonesia
lintasan kawat Flying Fox sepanjang 415 M/Purwo S
Pacitan - Geliat pariwisata di Kota 1001 Gua sungguh terasa. Apalagi menyusul beroperasinya JLS (jalan lintas selatan). Jalan kelas nasional yang dibangun menyusuri pesisir selatan Pacitan itu semakin memudahkan wisatawan menyelami eksotisme panorama khas Pantai Selatan.

Sejumlah fasilitas pendukung pun dibangun melengkapi daya tarik obyek wisata yang ada. Sebut saja sarana olah raga Flying Fox yang membentang di atas Pantai Taman di Desa Hadiwarno, Kecamatan Ngadirojo.

Dengan wahana baru itu, wisatawan tak hanya bisa memanjakan mata dengan memandang laut berbatas langit biru, namun sekaligus bisa menjajal nyali dengan meluncur pada lintasan kawat sepanjang 415 m dengan tinggi 74 meter. Ini disebut-sebut menjadi lintasan flying fox terpanjang di Indonesia.

"Mantap banget. Awalnya takut-takut. Tapi begitu meluncur ternyata sensasinya luar biasa, makanya tadi sampai teriak," ujar Vicky, siswi kelas 9 SMP Ngadirojo ditemui detikcom, Minggu (15/9/2013) usai mengikuti peluncuran.

Sebenarnya, lintasan flying fox itu sudah di uji coba sejak libur lebaran lalu. Hanya saja, secara resmi baru dioperasikan Senin (9/9/2013). Persemian dilakukan oleh Bupati Indartato. Selanjutnya, wahana flying fox akan dibuka untuk umum tiap Sabtu dan Minggu.

Nah, kini giliran Anda membuktikan sendiri sensasi berwisata alam sambil menguji keberanian meluncur pada lintas kawat flying fox.